6

Akses Wilayah Pengelolaan Sumber Daya Perikanan untuk Masyarakat Setempat

Alokasi dana: USD 598,000

Implementation of Rights-Based Fishery Management

Allocated budget: USD 598,000

Paket enam (6) akan mendanai kegiatan yang mendukung inisiasi dan pelaksanaan dari program pengelolaan perikanan berbasis hak masyarakat sebagai proyek percontohan (Pilot project) dan membangun model atau mekanisme untuk kebutuhan replikasi kedepannya di wilayah lain. Kegiatan yang diajukan harus memasukkan studi kelayakan regional yang disertai dengan pengumpulan data sosial, ekonomi dan lingkungan sebelum dan setelah proyek dilaksanakan untuk mengukur kesuksesan program.

Tujuan utama paket ini adalah untuk mendukung masyarakat di wilayah sasaran dalam mendapatkan akses ke pengelolaan sumberdaya perikanan berdasarkan sistem pengelolaan berbasis hak dan mendapatkan bantuan teknologi pengelolaan perikanan pasca panen. Intervensi program harus fokus untuk membangun lokasi percobaan dan proyek sehingga praktik terbaik dapat diimplementasikan ditempat lain. Perikanan ikan karang sebagai perikanan yang dominan dan mendukung mata pencaharian masyarakat lokal harus dipertimbangkan sebagai intervensi utama di wilayah sasaran. Analisa bioekonomi yang mengarah pada penerapan pengelolaan yang berbasis ukuran (rencana pengelolaan perikanan) dalam bentuk output dan input kontrol pada perikanan karang hendaknya menjadi variabel di dalam usulan program.

Detail pelaksanaan mencakup tapi tidak terbatas pada:

Package number six (6) will fund activities that support the initiation and implementation of a rights-based fisheries management program as a pilot project and build a model or mechanism for future replication needs in other regions. Proposed activities should include a regional feasibility study, accompanied by social, economic and environmental data collection before, and after the project is significantly implemented to measure the success of the program.

The main objective of this package is to support communities in the target areas to gain access to sustainable fisheries resources management based on rights-based management systems. The intervention should focus to build pilot sites and projects so that the best practices can be implemented elsewhere. Coral reef fishery, as a dominant fishery and supporting the livelihood of the local community should be considered primary intervention in target areas. Bio-economic analysis that leads to the implementation of management measures (fisheries management plan) in the form of outputs and input control in reef fisheries should be considered in the applicant proposal.

The activities include but not limited to:

1

Penilaian kelayakan lokasi

Assessment of location

2

Pertemuan untuk menetapkan kesepakatan di antara komunitas (SK)

Workshop to obtain agreement between community

3

Pelaksanaan pengelolaan berbasis hak masyarakat

Implementation of rights based community management

4

Penilaian dampak sosial, ekonomi dan lingkungan untuk pendekatan pengelolaan berbasis hak masyarakat

Impact assessment on social, economic , and environmental for rights based community management

5

Pelaksanaaan rencana pengelolaan dan langkah-langkah pengendalian tangkapan

Implementing management plans and steps of catch control

6

Penilaian dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk pengelolaan ikan terumbu karang

Impact assessment on social, economic, and environmental for reef fish management

7

Implementasi bio-ekonomi perikanan karang di Raja Ampat

Implementation of reef fisheries bio-economic in Raja Ampat

8

Monitoring dan evaluasi

Monitoring and evaluation

© Copyright Indonesia Climate Change Trust Fund 2020.