TENTANG COREMAP-CTI

Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai implementing agency melanjutkan kegiatan Coral Reef Rehabilitation and Management Program – Coral Triangle Initiative (COREMAP-CTI) atau dikenal dengan Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang – Prakarsa Segitiga Karang merupakan program untuk menjaga kelestarian terumbu karang Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang mengandalkan laut dalam kehidupan mereka.

Diinisiasi pada tahun 1998, Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang – Prakarsa Segitiga Karang (COREMAP-CTI) ini merupakan program jangka panjang untuk melestarikan terumbu karang di Indonesia dari praktik penangkapan ikan yang merusak, polusi, dan perubahan iklim. Program ini merupakan fase ke-3 (tiga) dari rangkaian Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang.

Pada fase ini, tujuan Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang-Prakarsa Segitiga Karang adalah untuk melembagakan pendekatan tersebut sebagai suatu kerangka kerja yang berkelanjutan, terdesentralisasi dan terpadu untuk pengelolaan sumber daya terumbu karang, ekologi, dan keanekaragaman hayati terkait untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Implementasi  Program COREMAP-CTI didukung oleh pendanaan dari  Bank Dunia (World Bank) dan Bank Pembangunan Asia  (Asian Development Bank). COREMAP-CTI dengan dukungan dari Bank Dunia memiliki lokasi proyek di wilayah:

  1. Taman Wisata Perairan Laut Sawu, NTT
  2. Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
  3. Suaka Alam Perairan Kepulauan Waigeo sebelah barat, Papua Barat
  4. Kawasan Konservasi Perairan Daerah Raja Ampat, Papua Barat

COREMAP-CTI dengan dukungan dari Bank Pembangunan Asia memiliki lokasi proyek di wilayah:

  1. Nusa Penida, Bali
  2. Gili Matra, Lombok
  3. Gili Balu, Lombok

Salah satu Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.

Salah satu lokasi Suaka Alam Perarian Gili Balu, Lombok.